Membuat Perencanaan Keuangan Keluarga

Assalammualaikum, Mas Jaka yang baik,
Perkenalkan nama saya Aji (30), karyawan swasta yang belum lama membangun rumah tangga. Saya sekarang memnbutuhkan IDR50 juta untuk menyelesaikan renovasi rumah. Kami juga ingin punya mobil sejenis APV. Pendapatan kami berdua kalau digabung sekitar Rp7 juta sebulan. Pengeluaran per bulan sekitar Rp4 juta. Saat ini kami punya anak berusia kurang dari setahun. Saya juga ingin punya asuransi pendidikan agar kelak tidak kesulitan ketika dia masuk sekolah dari TK hingga Perguruan Tinggi.
Pertanyaan saya. Pertama, berapa banyak saya harus menyisihkan uang per bulan agar bisa membeli mobil? Sebaiknya investasi saya ditaruh di mana? Kedua, asuransi pendidikan macam apa yang sebaiknya saya pilih agar kelak bisa digunakan untuk menyekolahkan anak?

Terima kasih banyak atas perhatiannya.

Aji, Cengkareng, Jakarta Barat

 

Mas Aji, terima kasih atas pertanyaannya.

Soal keinginan Anda membeli mobil, kalkulasinya sederhana. Gunakan saja apa yang oleh Albert Einstein sebut sebagai penemuan matematika terbesar sepanjang zaman, yakni bunga majemuk. Pasalnya di antara rumus matematika ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Rumusnya: Uang Anda x (1 + i)^n. Benar. Misalkan harga APV adalah IDR150 juta dan Anda ingin membelinya (n) tiga tahun lagi dari sekarang dan bunga deposito yang berlaku (i) adalah 10%. Dengan memasukkan tiga angka tersebut, Anda akan dapat menghitung berapa simpanan Anda perbulan agar bisa memiliki uang untuk membeli mobil tersebut.

Jadi kalkulasinya adalah sebagai berikut: IDR150 juta = Uang Anda x (1+0.1)3 . Jadi uang yang Anda harus siapkan adalah IDR150 juta: 1.331 atau sama dengan IDR112.697.200 per tahun. Kalau dihitung per bulan maka tinggal dibagi 12, yakni IDR9.391.435. Semakin lama Anda menunda pembelian, maka uang yang Anda siapkan per bulan akan semakin kecil. Kalau Anda membeli sekarang dengan meminjam, maka uang yang harus Anda bayarkan akan jauh lebih besar dari harga mobil. Uang sebesar IDR150 juta saat ini, dalam tiga tahun lagi akan menjadi IDR199.650.000. Inilah manfaat dari rumus di atas.

Menurut saya, sebaiknya Anda berhitung secara seksama sebelum membeli mobil. Pasalnya saat ini Anda membutuhkan uang untuk renovasi rumah dan menghimpun dana pendidikan anak. Dengan membeli APV, tampaknya Anda ingin punya anak lagi ya? Berapa? Dua atau tiga lagi? Atau cukup satu anak dan APV akan digunakan jalan bersama-sama dengan nenek, teteh, aak dan lain-lain? Kalau ingin memiliki anak lagi, maka Anda perlu menghimpun dana pendidikan lebih banyak lagi.  

Sebenarnya, melihat banyaknya kebutuhan dan keinginan Anda, sebaiknya Anda membuat perencanaan keuangan yang matang. Garis start dalam perencanaan keuangan adalah kondisi keuangan terkini. Untuk itu buatlah neraca keuangan keluarga (NKK), yang akan menunjukkan jumlah kekayaan Anda pada satu titik waktu tertentu, misalnya pada hari ulang tahun. Nantinya, perayaan HUT Anda dapat dimulai atau diakhiri dengan merevisi NKK.

Langkah pertama membuat NKK adalah mendata aktiva dan kewajiban, yang jumlahnya sama. Dalam mendata aktiva, pilah aktiva yang nilainya berkurang dan meningkat. Kendaraan dan barang elektronik akan menurun nilanya. Misalnya laptop yang bermasa manfaat empat tahun, maka pada tahun kedua beri nilai setengahnya. Tanah, rumah, simpanan dan nilai tunai dana pensiun akan meningkat.

Contoh Neraca Keuangan Pribadi 

ASET Nilai   KEWAJIBAN Nilai  
ASET LANCAR     KEWAJIBAN JANGKA PENDEK    
     Kas di Tangan IDR ??      Pajak IDR  
     Simpanan di Bank IDR ??      Tagihan Listrik IDR  
     Emas/Perhiasan IDR ??      Tagihan Air IDR  
     Lain-lain IDR        Tagihan Kartu Kredit IDR  
Jangka Panjang IDR         Pinjaman Bank IDR  
     Surat Berharga IDR        Premi Asuransi IDR  
     Nilai Tunai Dana Pensiun IDR        Premi Dana Pensiun IDR  
Jumlah Aset Lancar IDR   JUMLAH IDR  
ASET TETAP     KEWAJIBAN JANGKA PANJANG    
     Tanah          Kredit Kepemilikan Rumah IDR  
     Rumah IDR        Kredit Kepemilikan Mobil IDR  
     Mobil IDR   JUMLAH IDR  
Jumlah Aset Tetap IDR        Kekayaan Bersih    
JUMLAH ASET IDR   JUMLAH KEWAJIBAN IDR  
           

 

Selisih antara nilai aktiva dan pasiva adalah kekayaan bersih Anda. Usahakan kekayaan bersih terus meningkat. Caranya adalah menambah aktiva dan atau mengurangi kewajiban. Untuk membantu meningkatkan kekayaan, buatlah rencana pendapatan dan belanja keluaga (RAPBK) secara sederhana atau secara teliti. Tidak peduli bagaimana detilnya RAPBK Anda, pengeluaran hendaknya dikelompokkan seperti ini:

Pertama, Pengeluaran tetap. Pengeluaran ini jatuh tempo pada tanggal tertentu — setiap tahun, atau setiap bulan.  Contoh pengeluaran tetap adalah sewa atau cicilan rumah. Ada pengeluaran tetap tetapi yang jumlahnya berbeda dari bulan ke bulan, seperti tagihan telefon, listrik, dan gas.

Kedua, pengeluaran variable. Pengeluaran jenis ini mungkin ada mungkin tidak ada dan jumlahnya juga berfluktuasi. Misalnya perbaikan rumah, reparasi kendaraan, dan biaya rumah sakit.

Ketiga, biaya hidup sehari-hari. Jumlah pengeluaran per item kecil, tetapi karena frekuensinya tinggi maka totalnya jadi besar. Contohnya, pengeluaran untuk makanan, koran, transportasi, gas dan bensin.

Keempat, biaya penggantian. Item-item tertentu sepert televisi dan mesin cuci dan komputer perlu diganti secara periodik sesuai dengan usia guna barang itu. Perkirakan biayanya dan buat alokasi dana untuk kebutuhan itu.

 

Tanel 2. Catatan Pengeluaran Bulanan
Pengeluaran Target Bulan Ini Pengeluaran Aktual Anggaran bln Depan
Rumah Tangga      
Cicilan/sewa rumah      
Listrik/gas/air      
 Perawatan rumah      
 PBB      
Kebutuhan Harian      
Makanan/minuman      
Pakaian      
Toiletri      
Rokok/suplemen      
Komunikasi      
Telpon      
Internet      
Koran/majalah/Buku      
Transportasi      
Bensin/tol/parkir      
Cicilan kendaraan      
Asuransi kendaraan      
Kesehatan      
Biaya dokter/obat      
Perawatan gigi      
Asuransi kesehatan      
Olah Raga      
Hiburan      
TV/Film/CD      
Jalan-jalan      
Kelab/acara sosial      
Hadiah      
Hadiah ulang tahun      
Hadiah hari raya      
SIMPANAN      
Asuransi jiwa      
Dana Pendidikan anak      
Simpanan rutin      
Total biaya hiclup      

 

 

              Kalau Anda belum pernah membuat RAPBK, lakukan sekarang. Caranya? Catat setiap pengeluaran bulanan Anda. Kolom pertama Tabel 2 dapat menjadi acuan. Jumlah pengeluaran bulan ini akan menjadi indikasi pengeluaran bulan depan. Artinya, Anda dapat menggunakan catatan pengeluaran bulan ini untuk membuat rencana anggaran bulan depan.

              Kecuali ada pengeluaran besar insidental, hendaknya pengeluaran lebih kecil daripada pendapatan sehingga ada sisa untuk simpanan. Salah satu trik meningkatkan sisa anggaran adalah menetapkan jumlah simpanan terlebih dahulu dan sisanya untuk belanja. 

Ketika membuat RAPBK, pertimbangkan sumber penghasilan dan karakteristiknya. Sebagai karyawan, sumber pendapatan utama Anda tentu gaji bulanan. Mungkin Anda mempunyai penghasilan lain apakah itu bunga bank, bonus, dividen, komisi, hasil sewa rumah, dan hibah. Dari semua pendapatan di atas ada yang dapat diandalkan dan ada yang tidak pasti. Gaji bulanan, uang sewa, bunga bank adalah pendapatan yang dapat diandalkan. Sedangkan pendapatan yang tidak dapat diandalkan mencakup bonus, dividen, komisi, dan pemberian.

Mengapa perlu simpanan cadangan? Banyaknya PHK menunjukkan perlunya orang untuk mempunyai dana cadangan yang berfungsi sebagai bemper kalau ada kesulitan ekonomi atau kebutuhan mendadak dalam jumlah besar. Tanpa dana cadangan kesulitan ekonomi yang sifatnya temporer bisa berkembang menjadi masalah besar. Himpun simpanan cadangan yang dapat mencukupi kebutuhan hidup selama sedikitnya enam bulan dan bisa dimanfaatkan setiap saat. Kalau dana cadangan Anda belum mencapai jumlah itu, cari penghasilan tambahan dan simpan atau usahakan menyisakan dana dari anggaran belanja. Penghasilan yang tidak dapat diandalkan sebaiknya disimpan untuk dana cadangan. Pendapatan lain-lain seperti bonus dan bunga bank untuk simpanan cadangan. Setelah cukup memiliki dana cadangan, investasikan secara prudent setiap kelebihan dana agar memberikan hasil lebih besar dari simpanan bank.

 

Perencanaan keuangan diperlukan oleh mereka yang memiliki banyak kebutuhan dan keinginan, tetapi tidak didukung kemampuan. Agar dapat memenuhi sekarang dan kebutuhan di masa depan, pisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Penuhi kebutuhan dan kendalikan keinginan. Bahkan kalau perlu, demi masa depan anak buat skala prioritas kebutuhan dan tunda kebutuhan yang kurang perlu. Tunda dulu atau simpan keinginan. Apakah membeli APV adalah kebutuhan atau keinginan Anda? Untuk jenis asuransi pendidikan, pilih yang pas dengan kebutuhan. Untuk itu, cari data tentang kebutuhan dana pendidikan dan gunakan rumus di atas untuk menghitungnya. (http://nasional.jurnas.com/halaman/39/2011-03-01)

 

About these ads

6 Responses to “Membuat Perencanaan Keuangan Keluarga”


  1. 1 Ema Rachmawati November 22, 2011 at 1:34 pm

    mmh… pencerahan, makasih ya pak…

  2. 3 riswand December 4, 2011 at 2:45 am

    terimakasih pak artikelnya menginspirasi saya utk mencoba membuat anggaran keluarga. yg ingin saya tanyakan, apabila kita mempunyai rumah yg dibeli dengan cara mencicil (kpr) maka nilai rumah yg dimasukkan ke aset tetap sebesar hrg beli pokok atau total hutang kpr nya pak?

    terimakasih

    • 4 jec December 4, 2011 at 7:10 am

      Terim akasih atas komentarnya
      Nilai ekuitinya pak. angka ini diperoleh dari harga beli dikurangi sisa KPR. semakin lama KPR berjalan dan anda memenuhikewajiban, nilai ekuiti akan menjadi semakin besar.

  3. 5 jec June 18, 2012 at 3:38 am

    Terima kasih safura. Sampaikan saja ke orang terdekat Anda biar turut menikmati manfaatnya. Kalau ada pertanyaan seputar keuangan, silahkan sampaikan saja di sini.

  4. 6 mila dewi September 26, 2012 at 2:04 am

    pagi pak joko.perkenalkan nama saya mila ibu rumah tangga kebetulan saya jg seorang kariyawan swasta.penghasilan saya dan suami kalau dgabung hampir 8jt-an…..sekarang ini saya sudah punya tanggungan dbank sebesar 3jt-an perbulan waktu itu saya pinjam untuk membeli tanah dan membangun rumah dan asuransi ank saya sekitar 700-an pertiga bulan….

    yang mau saya tanyakan.sekarang ini keuangan saya lagi berantakan.pengeluaran dan pendapatan sudah tidak sesuai.apa yang harus saya benahai untuk merencanakan keuangan sya kembali pak?

    mohon solusinya pak.terimakis..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 49,877 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 26 other followers


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: