Pelajaran dari Film The Insider

(Merokok itu Adiktif dan Menganggu Kesehatan) 

Pernah nonton film The Insider? Film yang di-released tahun 1999 itu dibuat berdasarkan kisah nyata mantan eksekutif Jeffrey Wigand (yang diperankan oleh Russell Crowe) dan Lowell Bergman (Al Pacino), seorang produser teve CBS.

Ketika mengundurkan diri dari Brown & Williamson, Wigand setuju tidak mengungkapkan apapun yang menjadi kebijakan perusahaan tempatnya bekerja. Kemudian dia bertemu dengan Bergman, yang membuatnya setuju berbicara untuk sebuah berita mengenai Philip Morris Companies, perusahaan rokok besar.

Dalam wawancara Wigand mengumumkan informasi konfidensial Brown & Williamson dan menuduh para eksekutif perusahaan rokok tersebut melakukan sumpah palsu tentang apa yang mereka ketahui tentang dampak nikotin, kandungan utama rokok. Bergmen mengalami tekanan agar tidak menyiarkan wawancara tersebut antara lain karena CBS takut dituntut produsen rokok.  

Informasi apa yang ingin disampaikan oleh Bergman? Hasil penelitian bahwa nikotin menyebabkan kecanduan. Kata inilah yang menjadi kunci mengapa orang terus saja merokok meskipun mereka mengetahui dan membaca peringatan larangan merokok di setiap bungkus rokok.

Sebuah bungkus rokok misalnya berbunyi: “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.”  Sebenarnya kecanduan hanyalah satu dampak yang tidak diinginkan dari merokok.

Di luar itu, rokok mengandung lebih dari 4.000 kandungan kimia, 43 di antaranya bisa menyebabkan kanker. Bentuk tembakau yang diisap –seperti rokok, cerutu dan pipa – diketahui menjadi penyebab kanker paru-paru, emphysema, dan penyakit pernafasan lain.

Sekitar 90 persen kanker paru-paru disebabkan oleh zat yang ada dalam rokok. Merokok juga dapat memperparah penyakit jantung koroner. Wanita yang merokok akan berpotensi melahirkan bayi yang kurang-bobot.

Mengunyah tembakau dan menghirup bubuk tembakau dapat menyebabkan kanker mulut, hidung dan tenggorokan dan mengarah ke kecanduan nikotin. Dampak negatif rokok bagi kesehatan telah terungkap dalam berbagai penelitian di berbagai negara.  

Dengan begitu banyaknya dampak negatif merokok mengapa negara tidak menggunakan kekuasaannya untuk melarang industri rokok? Seperti digambarkan dalam film tersebut, selain dampak negatif, di sisi lain ada fakta bahwa industri ini telah menghidupi jutaan tenaga kerja di seluruh dunia. Bahkan perekonomian beberapa negara, seperti Brazil, RRT, India, Turki, Zimbabwe dan Amerika Serikat mengandalkan pada industri ini.  

Pertama mereka menanam dan mengekspor tembakau dan produk turunannya. Pada saat yang sama mereka juga menjadi importir tembakau, khususnya untuk jenis tembakau yang tidak mereka tanam. Itu belum lagi penerimaan negara dari cukai tembakau. Sejauh ini, AS adalah pengekspor terbesar rokok dan tembakau olahan. Jepang di sisi la in adalah importir rokok terbesar.  

Di Amerika sejak tahun 1964, dampak negatif merokok sudah dikemukakan oleh ilmuwan dan dipublikasikan secara luas. Sejak itu, masalah dampak rokok terhadap kesehatan telah menjadi wacana publik. Wakil-wakil dari industri rokok menolak bahwa merokok bersifat adiktif dan mengancam kesehatan.

Baru pada tahun 1999 akhir Philip Morris, produsen rokok terbesar di AS waktu itu, baru secara terbuka mengakui bahwa merokok bersifat adiktif dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang mengancam jiwa.

Aksi tersebut dipandang sebagai langkah bagi perusahaan tersebut untuk melindungi diri dari potensi tuntutan hukum oleh orang yang mulai merokok dan tidak menyadari dampak aktivitas tersebut pada kesehatan.

0 Responses to “Pelajaran dari Film The Insider”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: