Memilih Lokasi Rumah (Bagian I)

Membeli rumah, khususnya untuk hunian, hendaknya dilakukan secara seksama. Ingat Anda membicarakan pengeluaran dalam jumlah besar untuk tempat yang akan Anda pulangi mungkin sampai akhir hayat. Mulailah mencari rumah dengan menentukan spesifikasinya, seperti jumlah kamar tidur, kamar mandi, garasi dan lain-lain. Dari sini akan ada dua pilihan di depan Anda.

Kalau anggaran mendukung, Anda bisa langsung memilih lokasi yang Anda inginkan. Dengan demikian Anda dapat memiliki rumah idaman di lokasi yang ideal. Kalau anggaran Anda terbatas, Anda bisa menempuh jalur lain: mensinkronkan spesifikasi dengan harga. Langkah ini akan membawa Anda ke langkah berikutnya, yakni mencari nilai terbaik untuk uang Anda dengan mencari lokasi yang tepat.  

Pertimbangan lokasi rumah sebenarnya terkait erat dengan fungsinya. Dan para pelaku di industri sering menyebutnya secara berulang: lokasi, lokasi, lokasi. Pengulangan tersebut bukan saja menggambarkan betapa pentingnya lokasi, tetapi juga berbagai lapisan pengertian yang terkandung di dalamnya.  

Bagi penyewa rumah, lokasi berkaitan dengan berkaitan denga fungsi sumber kenyamanan. Ini menjelaskan mengapa banyak orang memilih tinggal di apartemen sewaan di tengah kota, meski secara finansial ia mampu membeli rumah tetapi di pinggir kota. Bahkan banyak orang memilih menyewa rumah di kota dan menyewakan rumahnya sendiri yang ada di wilayah lain. Tetapi tidak dipungkiri banyak orang menyewa rumah karena itu satu-satunya pilihan yang ada alias tidak mampu membeli rumah.  

Bagi pembeli pertimbangan lokasi mendapat pertimbangan lebih seksama lagi. Pasalnya, pembeli umumnya menggunakan rumah dalam jangka waktu lama. Ini berbeda dengan penyewa yang umumnya sementara dan bisa pindah sewaktu-waktu. Banyak orang membeli rumah, misalnya di kawasan elite, misalnya di kawasan Menteng atau Pondok Indah di Jakarta, sebagai simbol status. Ketika orang membangun rumah besar, sebetulnya ia ingin menunjukkan status ekonominya yang berlimpah. 

Bagi pemodal, yang membeli rumah untuk tujuan investasi, pertimbangan lokasi tidak kalah pentingnya. Pemilihan lokasi dapat menentukan hasil yang bisa ia capai. Sebagai kasus, di beberapa lokasi kenaikan harga tanah dan rumah di wilayah tertentu lebih tinggi daripada di wilayah lain. Tentu saja beberapa faktor lain, seperti kondisi ekonomi secara umum dan laju pertambahan penduduk menentukan hasilnya. Bahkan siapa tidak ingin harga pasar rumahnya meningkat beberapa tahun setelah dibeli. Sejak jaman Romawi Kuno papan juga digunakan sebagai sarana investasi. 

Untuk bisa mendapatkan lokasi yang tepat, sebaiknya Anda meluangkan waktu yang memadai. Berpikiranlah terbuka untuk melihat-lihat tipe rumah idaman Adna di beberapa lokasi sebelum menyempitkan pencarian ke lokasi tertentu. Selama mencari, Anda mungkin melihat puluhan atau bahkan ratusan unit rumah di pasaran. Gunakan hal ini sebagai peluang menemukan pilihan.  

Harga yang penjual minta tidak selalu mencerminkan nilai sebuah rumah. Rumah dengan nilai yang bagus biasanya cepat laku. Dan rumah yang sulit terjual seringkali ditawarkan pada harga terlalu tingggi oleh penjual yang tidak mempunyai informasi pasar atau oleh pialang rakus yang berharap ada orang bodoh yang akan membayarnya. 

Selain kondisi fisik rumah, sebaiknya Anda tahu kondisi lingkungan sosial lokasi rumah yang Anda beli. Jangan sampai Anda membeli rumah di lokasi yang membuat Anda merasa tidak aman. Untuk hal ini jangan pernah mengandalkan informasi tentang sebuah lokasi rumah dari agen properti atau iklan. Sebaliknya, Anda perlu mengecek secara menyeluruh lingkungan tersebut.  

Caranya, kunjungi kembali lingkungan rumah yang Anda incar pada hari yang berbeda dan waktu yang berbeda, siang dan malam. Ketuk pintu beberapa calon tetangga dan tanyai mereka tentang kondisi lingkungan sosial. Ada baiknya Anda juga berbicaralah kepada penyewa. Karena tidak mempunyai kepentingan jangka panjang di wilayah itu, penyewa akan memberi informasi secara lebih terbuka. 

Meskipun Anda sudah mengetahui kondisi lingkungan sebuah wilayah dan memutuskan untuk membeli rumah di wilayah tersebut, yakinkan Anda melihat pilihan lain di wilayah tersebut. Jika mengalokasikan Rp 200 juta untuk sebuah rumah, lihat rumah yang ditawarkan lebih mahal di sekitarnya. Siapa tahu Anda hanya perlu mengeluarkan sedikit lebih banyak untuk mendapatkan fasilitas yang jauh lebih tinggi nilainya.  

Banyak real estate dijual di bawah harga permintaan. Jika menggunakan jasa pialang properti, yakinkan Anda tidak mengabaikan rumah-rumah yang dijual langsung oleh pemilik (yang tidak dijual oleh agen real estate tersebut). Jika tidak Anda mungkin kehilangan peluang memperoleh properti yang bagus. 

(Bersambung ke Bagian II )

0 Responses to “Memilih Lokasi Rumah (Bagian I)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: