Berwiraswasta, Meningkatkan Karir Atau Menjadi Pemodal Pasif

Pak Jaka,

Perkenalkan nama Ninta dan saya adalah karyawati swasta dengan penghasilan IDR3,5 juta per bulan. Dari penghasilan bulanan tersebut, saya menabung antara IDR500 ribu – IDR1 juta. Saat ini saya memiliki simpanan di deposito sebesar 10 juta. Rencananya saya akan menggunakan tabungan saya untuk membuka rumah makan, yang menurut kalkulasi saya membutuhkan modal sekitar IDR50 juta. Pertanyaan saya, bagaimana saya mendapatkan modal. Apakah bapak mempunyai saran investasi yang bagus selain membuka rumah makan.  Saya juga tertarik untuk berinvestasi di reksa dana. Terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

Ninta, rawamangun, jakarta.

Mbak Ninta, terima kasih atas suratnya. Saya senang mendengar Anda sangat berhasrat untuk manambah kekayaan.

Begini Mbak Nina, dalam dua edisi dalam rubrik ini saya pernah memaparkan perlunya setiap orang untuk menghimpun dana cadangan yang berguna untuk jaga-jaga menghadapi masa-masa sulit, seperti kehilangan pekerjaan, membayar biaya tak terduga seperti biaya rumah sakit dan bencana lain. Tanpa dana cadangan ini, maka satu kesulitan ekonomi jangka pendek dapat berkembang menjadi besar. Misalnya, karena ada ada pengeluaran besar, Anda terpaksa meminjam atau menjual asset penting.

 

Secara konvensional, atau praktik yang berlaku umum di Negara maju, jumlah dana cadangan ini sedikitnya senilai biaya hidup untuk enam bulan. Dalam kasus Mbak Ninta, maka dana cadangan sebaiknya adalah sebesar belanja bulanan IDR3juta X 6 bulan, atau sama dengan IDR18 juta. Jumlah dana ini bisa lebih besar kalau misalnya Anda mempunyai tanggungan, bekerja di sektor industry yang stabil apa tidak, dan adakah sandaran kalau menghadapi bencana financial, seperti orang tua, saudara atau polis asuransi.

 

Nah berdasar kebijaksanaan konvensional di atas, maka alangkah amannya kalau Anda memperpanjang deposito dulu. Hal ini karena dua alasan. Sambil bekerja dan menunggu dana cadangan mencapai jumlah minimum IDR18 juta, Anda dapat mempersiapkan diri dan mempelajari usaha yang akan dirintis. Misalnya, pertimbangkan untuk magang di rumah makan milik teman atau saudara pada akhir pekan guna merasakan denyut kehidupan sebuah rumah makan. Kadang, orang hanya melihat usaha orang lain sukses dan kemudian ingin meniru.

 

Kemudian identifikasi sebanyak mungkin masalah yang akan muncul jika Anda membuka rumah makan. Apakah Anda akan mengelola sendiri atau diserahkan ke orang lain sambil Anda terus bekerja? Pada saat yang sama, persiapkan mental dan pengetahuan untuk menjadi entrepreneur. Uji keinginan Anda untuk membuka rumah makan: apakah menyalurkan hobi dan keterampilan memasak, atau ingin memperoleh laba besar? Jangan remehkan ini. Melakukan pekerjaan yang disenangi dapat memberikan hasil terbaik.

 

Menurut pengalaman saya, yang gagal berwiraswasta, persiapan mental dan pengetahuan ini tidak kalah penting daripada  ketersediaan modal. Pebisnis harus banyak hal, mulai dari pemasaran, sampai pembukuan, di luar ketrampilan teknis menjalankan usaha.

 

Jika Anda kemudian menyimpulkan agan maju terus dengan rencana membuka rumah makan, Anda bisa membuka rumah makan dengan konsep Anda sendiri atau menjadi franchisee, yakni menggunakan brand dan konsep rumah makan yang sudah terbukti sukses. Untuk permodalannya, Anda bisa berpaling ke orang tua atau saudara, apakah untuk mitra usaha atau kreditur. Selain modal, mereka juga bisa memberikan pemikiran atau masukan lain. Hal ini penting untuk menjamin kesuksesan usaha. Ingat jauh lebih banyak usaha yang gagal daripada yang berhasil.

 

Dengan status sebagai karyawan, Anda mungkin bisa memperoleh pinjaman tanpa agunan (KTA) untuk patungan atau sebagai pinjaman.  Namun saya tidak merekomendasikan untuk itu. Pasalnya, kelanjutan usaha belum pasti, tetapi beban bunga sudah pasti. Nanti kalau usaha sudah terbukti jalan dan perlu pengembangan, barulah Anda bisa memanfaatkan dana bank.

Bank sendiri umumnya hanya akan memberi pinjaman kalau mereka yakin calon debitur akan mampu membayar utangnya.

 

Tentang peluang investasi lain, yang ada di benak saya adalah Anda sendiri. Pernahkah Anda berpikir untuk sekolah lagi untuk meraih gelar tambahan atau mengikuti kursus keterampilan lain, yang nantinya dapat Anda gunakan untuk bekerja di tempat lain atau posisi lain yang lebih baik sehingga penghasilan Anda secara otomatis akan meningkat.

 

Pilihan lain untuk meningkatkan kemakmuran adalah dengan menjadi pemodal pasif. Maksud saya dengan kata pasif di sini, adalah Anda tidak terlibat langsung dalam investasi. Dalam hal ini Anda menyerahkan asset financial Anda dikelola oleh orang lain, apakah sebagai pemodal atau kreditur. Dalam hal ini, Anda bisa memodali orang yang ingin membuka rumah makan dan Anda melihat bahwa peluang orang itu untuk sukses menjalankan rumah makan lebih besar daripada Anda.

 

Dalam surat, Anda menyatakan tertarik untuk berinvestasi di reksa dana. Menurut saya, sambil memperpanjang deposito Anda dapat memulainya dengan belajar tentang reksa dana. Dalam buku saya terakhir tentang reksa dana saya mengutip sebuah pernyataan bahwa reksa dana telah membuktikan sebagai instrumen investasi yang menyumbang, mungkin terbesar, bagi demokrasi finansial. Tetapi, seperti struktur demokrasi yang ada, reksa dana jauh dari sempurna.

Memang reksa dana memberi peluang kepada khalayak umum untuk berinvestasi di pasar modal. Melalui reksa  dana, pemodal dengan investible fund (uang yang siap diinvestasikan) ratusan ribu rupiah dapat menikmati peluang memperoleh gain gemuk di pasar modal. Tetapi sebagai instrument investasi, reksa dana memiliki beberapa cacat.

Dalam kaitan ini, sambil menunggu terpenuhinya dana cadangan minimak, pergunakan waktu untuk mempelajari dulu seluk beluk reksa dana. Setelah mengetahui kelebihan dan kelemahan, potensi hasil dan risiko, barulah melangkah.

 

Sebagai panduan awal, reksa dana member peluang bagi pemodal untuk mencapai tujuan keuangan baik untuk jangka pendek. Kalau ingin main safe dan mencapai tujuan investasi adalah jangka pendek, pilihlah reksa dana pasar uang. Kalau ingin investasi untuk menghimpun dana pensiun dan dana investasi tidak digunakan dalam waktu lima tahun mendatang, jenis reksa dana yang cocok adalah reksa dana saham. Untuk tujuan investasi jangka menengah (antara 1 tahun dan 5 tahun), Anda bisa memilih reksa dana pendapatan tetap (RDPT).

 

Instrumen investasi di pasar modal berubah dari waktu ke waktu. Kunci sukses berinvestasi di pasar modal, adalah tidak (terpaksa) menjual ketika harganya sedang turun.

 

Selamat menembuh perjalanan menuju kemakmuran

 

Salam Investasi

Jaka E Cahyono

 

 

0 Responses to “Berwiraswasta, Meningkatkan Karir Atau Menjadi Pemodal Pasif”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: