Madoff’s Madness: Skim Ponzi Terbesar

Sebuah skandal keuangan besar kembali mengguncang AS pada 2008. Money manager kawakan Bernard Madoff diduga melakukan skim Ponzi terbesar sepanjang sejarah. Uang yang raib dari praktik ini diperkirakan USD50 miliar, hampir sama dengan nilai cadangan devisa Indonesia waktu itu.

Bagi Robert Powell, kolumnis di MarketWatch.com dan beberapa media global, nama Bernie Madoff tidak memiliki arti apa-apa. Namun nama itu menimbulkan bencana besar bagi keluarganya. Seperti ia tulis di MarketWatch pada 15 Desember 2008, Madoff telah menyebabkan istrinya kehilangan simpanan pensiun dalam akun 401(k) dan juga pekerjaannya di Yayasan Amal Robert I. Lappin yang membiayai perjalanan pemuda yahudi Israell dan kegiatan sosial lain yang mempengaruhi ribuan orang yang tinggal di komuniti Yahudi di Boston Utara.

Dalam tulisan itu, Powell memaparkan, kisah pribadinya dengan Madoff bermula beberapa tahun lalu, ketika istrinya menandatangani akun 401(k) di tempat kerja. Powell mengaku tidak memberi perhatian pada akun pensiun tersebut sampai awal 2008, setelah membaca Laporan kinerja akhir 2007. Nilai akun naik tidak signifikan tetapi lebih tinggi dari akun pensiun lain. Pengelola akunnya adalah Bernard L. Madoff Investment Securities LLC (BLMIS).

Seperti umumnya, tambah Powell, Laporan 401(k) berisi data kontribusi karyawan dan pemberi kerja, nilai total  kontribusi, persentase kenaikan dari periode sebelumnya dan nilai akun total. Tetapi laporan itu tidak berisi catatan apapun tentang istilah-istilah teknis, tidak menyebut asuransi perusahaan perlindungan pemodal efek (SIPC) yang beroperasi di bawah UU Perlindungan Pemodal Efek (Securities Investor Protection Act/SIPA), atau nama broker-dealer yang digunakan jasanya untuk mengelola investasi nsabah, atau hal lain yang normalnya dijumpai dalam Laporan 401(k). Laporan itu juga tidak berisi nama-nama saham atau reksa dana yang terdaftar. Lantas dalam Laporan 401(k) untuk sembilan bulan yang berakhir September 2008 yang tiba bulan Oktober dan lagi akun itu naik skitar 6%, meskipun bursa saham turun tajam sepanjang tahun itu.

Powell menduga pengelola program 401(k) itu adalah reinkarnasi dari Joe Kennedy, fund manager yang bisa memberikan return bagus saat pasar naik ataupun turun. Ini bahkan memprediksi Madoff akan menjadi Bill Miller atau Peter Lynch berikutnya. Maka dari itu ia dan istrinya berpikiran untuk menambah kontribusi ke program 401(k). Sayangnya, atau untungnya, ketika ingin menguatkan rencananya Powell tidak mendapat informasi tambahan tentang BMLIS di situsnya, atau dari situs jejaring badan pengawas pasar modal AS, Securities and Exchange Commission (SEC) dan otoritas pengatur industri keuangan (Financial Industry Regulatory Authority (FINRA). Ia pun mengabaikan masalah ini.

Namun Powell kemudian menyadari bahwa pandangannya tentang BMLIS keliru. Dalam sebuah acara sosial pada 12 Desember 2008 malam ia mendengar bahwa pendiri dan pemilik BMLIS, Berni Madoff, ditangkap agen federal Kamis sore untuk dimintai keterangan atas dugaan kejahatan pasar modal. Dalam pesta itu Powell mendengar bahwa keluarga temannya juga menjadi korban Madoff dalam sebuah pesta Kamis.

Sepulangnya dari pesta ia memberitahu skandal Madoff kepada istrinya yang kemudian mengajukan pertanyaan besar: bagaimana kalau Yayasan tempat juga mempercayakan dananya ke BMLIS. Untuk meyakinkannya, istrinya mengirim email ke bosnya, Robert I. Lappin. Sambil menunggu jawaban pasangan suami istri ii  mulai membaca berita di Wall Street Journal, MarketWatch, blog dan media lain. “Kami merasa akan kehilangan semua simpanan di 401(k),” tulis Powell.

Jawaban positif dari Lappin diterima istri Powell pada dini hari.  Hal ini mendorong istri Powell bergegas ke kantor. Pada pukul 10.00 pagi Powell menerima telefon penuh duka dari istrinya. Kegiatan Yayasan Amal Robert I. Lappin dinyatakan gulung tikar Jumat 12 Desember karena semua aktivanya, yang dikelola perusahaan Madoff, dibekukan atas perintah pengadilan. “Dana yang dibutuhkan untuk mendanai program Yayasam Lappin sudah hilang,” ungkap Yayasan yang berbasis di Salem, Massachusetts ini dalam situsnya. Semua karyawan kena pemutusan hubungan kerja.

Itu kisah sedih dan baru sebagian dari cerita. Ribuan, bahkan diduga puluhan ribu lain menjadi korban kegilaan Madoff. Banyak individu dengan kekayaan bersih besar (high net-worth individual/HNWI), kebanyakan para selebiriti, diduga akan kehilangan jutaan USD.  HNWI tersebut antara lain J. Ezra Merkin, ketua GMAC; Fred Wilpon, pemilik utama New York Mets; Norman Braman, mantan pemilik tim football professional Philadelphia Eagles; Frank Lautenberg, senator Demokrat multijutawan dari New Jersey, dan Mortimer Zuckerman, pemilik New York Daily News adalah contoh orang yang merugi jutaan USD. Di antara ribuan atau bahkan puluhan ribu individu yang kena dampak adalah banyak pensiunan dengan simpanan sedang-sedang saja yang terikat dalam operasi Madoff. Banyak pengelola Dana Abadi universitas, badan amal dan lembaga lain yang mempercayakan uang mereka ke Madoff atau ke hedge fund yang dikelola Madoff.

The Boston Globe melaporkan Sabtu (13 Desember) bahwa klien lain Madoff mencakup filantropis Carl dan Ruth Shapiro, donor besar pada Museum of Fine Arts, Brandeis University dan Beth Israel Deaconess Medical Center.  Yayasan keluarga Shapiro kehilangan hampir setengah kekayaannya, atau sekitar USD145 juta. Nasabah lain mencakup Avram dan Carol Goldberg, mantan pemilik jaringan supermarket Stop&Shop, dan Stephen Fine, presiden perusahaan tertutup Biltrite Corp. Banyak di antara HNWI ini adalah anggota Palm Beach country club, tempat Madoff menarik nasabah.

Selain Yayasan Amal Robert I. Lappin, nasabah Madoff juga mencakup beberapa yayasan amal seperti Yayasan JEHY yang berbasis di New York, yang akan menghentikan program pemberian hibah dan akan ditutup January, dan Yayasan Amal Wunderkinder bentukan sutradara film Stephen Spielberg.

Selain itu banyak bank dan lembaga keungan di Eropa, Jepang dan AS yang menjadi nasabah Madoff atau hedge fund yang dikekolola money manager kawakan ini. Belum semua nasabah ini memberikan konfirmasi berapa potensi kerugian mereka. Di antara mereka yang berpotensi rugi, seperti Reuters laporkan, adalah tiga bank Eropa Minggu (14 Desember 2008) dengan nilai total USD3,8 miliar. Ketiga bank itu adalah bank terbesar Spanyol Santander (dengan nilai eksposut USD3.09 miliar, sebagian besar milik nasabah di luar Spanyol), bank asal Perancis BNP Paribas (EUR350 juta) dan bank Swiss Reichmuth & Co ( CHF385 juta). Dafar kerugian yang sudah dilaporkan oleh bank, hedge fund dan pemodal tajir sudah hampir USD20 miliar pada Senin 15 Desember 2008.

 

Pesona Madoff

Mengapa banyak lembaga memercayakan dana mereka kepada Madoff? Banyak alasan. Pertama, sosok Madoff sendiri yang fenomenal. Seperti dilaporkan BBC News, warga Wall Street itu mulai karirnya di dunia finansial pada usia 22 tahun. Dengan menggunakan uang hasil kerja di musim panas sebagai petugas keamanan dan pemasang sprinpekler kebun di Queen, New York, dia mendirikan perusahaan broker-dealer yang menggunakan namanya pada 1960. Ia kemudian berkepansi ke layanan investasi, termasuk membentuk hedge fund pada 1980-an dan 1980-an.

Dalam karir panjangnya, Madoff menjadi salah satu legenda di pasar modal AS. Madoff pernah menjadi kepala komite perdagangan bursa efek Nasdaq dan masih menjabat anggota Badan Pengatur Asosiasi Nasional Dealer Efek (National Association of Securities Dealers, NASD).

Pengalaman Madoff dilengkapi dengan kepribadian dan kerja kerasnya. Orang yang mengenal Madoff menggambarkannya sebagai orang yang “menyenangkan.” Meskipun ia termasuk high-profile, tetapi tidak terlalu kentara. Dia berusaha keras untuk membina aura eksklusiviti. Banyak kliennya, HNWI, direkrut dalam obloran santai di country clubs mewah di New York dan Florida, yang memberi para nasabah tersebut rasa menjadi bagian dari lingkaran pakar investasi. Kemudian dia menggunakan nama orang-orang besar itu untuk menarik investor lain, sampai pengaruhnya meluas ke lembaga keuangan internasional dan yayasan amal.

Seperti dilaporkan NYT (15 Desember 2008) , Madoff membangun reputasi dan kekayaan dengan menawarkan imbal hasil investasi absulut sebesar 1% atau 2% sebulan kepada nasabahnya. Pemodal tajir dan operator hedge fund terkesan karena Madoff mampu memenuhi janjinya baik ketika pasar bearish, bullish atau berfluktuasi.

Banyak yang percaya, tetapi banyak juga yang tidak. Beberapa fund manager mengemukakan kepada media bahwa konsistensi return yang mengesankan dari Madoff tidak mungkin dicapai melalui cara legal. Beberapa fund manager lain menilai laporan return hende fund kelolaan Madoff tidak rasional dan sulit dijelaskan dan oleh karena itu mereka tidak mau berbisnis dengan Madoff.

Cara Madoff mengelola dana juga terasa kabur. Dia tidak pernah merancang metode transaksi yang memungkinkannya memperoleh return bagus atas dana investor. Begitupun, ia mampu memenuhi janjinya memberikan return 10% atau lebih setiap tahun. “Itu adalah sebuah strategi proprietary. Saya tidak dapat menjelaskannya secara detil,” kata dia seperti dikutip media.

Bahkan dalam sebuah laporannya New York Times mengungkapkan kecurigaan bahwa Madoff benar-benar melakukan jual beli efek seperti yang dilaporkannya ke para investor. Yang jelas, selain perusahaan awal, BLMIS yang bergerak di bidang broker-dealer, Madoff juga memiliki dan mengoperasikan sebuah perusahaan penasihatan investasi yang sepenuhnya terpisah. Madoff juga mengelola sedikitnya sebuah hedge  fund.

SEC, pada awal 1990-an memang pernah menyelidiki dan membebaskannya. Sebaliknya, dia malah ditunjuk sebagai anggota komite kerja bentukan mantan kepala SEC Arthur Levitt tahun 2000 untuk memberikan nasihat kepada SEC tentang aturan pasar modal dalam menghadapi pertumbuhan transaksi elektronik.

New York Times juga melaporkan, “Satu hal sudah jelas. Madoff yang dikenal sebagai salah satu legenda di Wall Street, adalah orang yang memiliki banyak koneksi di kalangan atas.” New York Times juga memaparkan bahwa sejak 2000, dia telah memberikan sedikitnya USD100,000 ke Komite Kampanye Senator di partai Demokrat dan lebih dari USD23.000 ke kandidat partai, termasuk Senator Charles Schumer dari New York, ketua Komite Ekonomi Bersama Kongress, dan Senator Lautenberg. Tim pembela hukumnya sekarang termasuk Mark Mukasey, anak lelaki dari jaksa penuntut umum.

 

Skim Ponzi Terbesar

Kini reputasi yang dibangun hampir setengah abad itu hancur. Dia diadukan melanggar ketentuan anti-fraud dari UU Efek (Securities Act) Tahun 1933, UU Bursa Efek Tahun 1934 dand UU Penasihat Investasi Advisers Tahun 1940. Tuntutan hukum atas dugaan pelanggaran hukum pasar modal oleh Madoff diperkirakan akan dating dari Departmen Kehakiman, setelah menerima hasil penyelidikan kejaksaan New York dan Biro Penyelidik Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI). Dasar tuduhan adalah skim investasi ilegal yang dikenal dengan nama Skim Ponzi.

Istilah Skim Ponzi berasal nama Charles Ponzi, yang menerapkan teknik pembayaran hasil investasi kepada pemodal dengan dana dari pemodal lain, bukannya dari hasil investasi, di AS pada 1919-20. Jaksa kini mengira bahwa apa yang Madoff maksud sebagai “strategi proprietari” adalah: menggunakan dana dari investor baru untuk membayar investor lama.

Dalam kasus parallel, SEC juga melayangkan pengaduan di pengadilan federal Manhattan untuk membekukan kegiatan usaha Madoff dan telah menunjuk Lee Richards, seorang partner di Richards, Kibbe & Orbe LLP (New York), sebagai penerima aktiba BMLIS. Richards—dipilih oleh Hakim Louis Stanton, yang mengawasi kasus SEC— bertanggung jawab menemukan investor dalam hedge fund kelolaan Madoff. Dia akan menyelidiki apakan ada sisa aktiva yang bisa dikembalikan kepada investor. Dia juga diharapkan mengajak akuntan dan pakar untuk membantunya menyelesaikan tugasnya.

Menurut pengaduan legal, hedge fund kelolaan Madoff memiliki dana kelolaan sekitar USD17 miliar pada wal 2008. Namun demikian sebuah pernyataan SEC, tampaknua semua aktiva tersebut telah raib. “Ini adalah skim Ponzi terbesar yang pernah saya saksikan,” kata Craig Carpenito, seorang penasihat hukum di Alston & Bird LLP in New York dan mantan asisten Jaksa penuntut umum AS di SEC.

Carpenito menambahkan, selain tuntutan hukum yang diajukan Departemen Kehakiman dan SEC, Madoff dapat mengharapkan adanya tuntutan dari para nasabahnya di level negara bagian dan federal. Tuntutan masyarakat diperkirakan atas dasar teori bahwa investor tidak memiliki semua informasi yang menjadi hak mereka mengenai kesehatan perusahaan Madoff ketika mereka melakukan alokasi aset. Marvin Pickholz, mitra di Duane Morris LLP di New York, mengatakan dia telah menerima panggilan telefon banyak HNWI untuk meminta bantuan hukum. Carpenito memperkirakan kasus ini baru akan selesai setelah proses hukum selama tiga sampai lima tahu.

SIPC mengumumkan Senin 15 Desember 2008 langkahnya meliquidasi BLMIS LLC dan pengadilan federal telah menunjuk Irving Picard sebagai trustee untuk proses likuidasi ini dan firma hukum Baker & Hostetler LLP sebagai penasihat hukum Picard. President dan Chief Executive SIPC Stephen Harbeck mengatakan nasabah perusahaan Madoff berhak atas perlindungan di bawah hukum yang berlaku.

 

Terkuak

Terkuaknya skandal Madoff dimulai ketika ia mengaku kepada dua karyawan seniornya bahwa bisnis penasihatan investasi yang dijalankannya adalah sebuah “Skim Ponzi.” Masalahnya, skim ini akan meledak karena Madoff kesulitan likuiditas, yakni tidak bisa memenuhi kewajibannya atas penarikan dana nasabah senilai USD7 miliar karena tidak bisa lagi memperoleh pemodal baru akibat ketatnya likuiditas di pasar uang akibat krisis subprime-mortgage.  Dalam skim ini Madoff (70) memperkirakan bahwa kerugian dari ulahnya akan lebih dari USD50 miliar.

Informasi ini kemudian bocor ke penegak hukum, yang akhirnya menciduk Madoff di apartemennya pada Kamis 12 Desember 2008 untuk dimintai keterangan. Menurut pengaduan SEC ke pengadilan federal, Madoff telah mengatakan kepada seorang karyawan senior bahwa beberapa nasabahnya menjual kembali (redeem) dananua sebesar USD7 miliar dan bahwa dia sedang berjuang memperoleh likuiditas yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Beberapa pelaku pasar mempertanyakan mengapa aksi Madoff dapat berlangsung begitu lama? Jawabannya mungkin berada dalam kombinasi antara prestise pribadi Madoff dan keahliannya mengeksploitasi kesenjangan dalam sistem. Sebagai mantan ketua bursa Nasdaq dan menjadi direktur di berbagai perusahaan dan donor beberapa lembaga amal, Madoff adalah pria yang menimbulkan kepercayaan. Mengenai regulator, SEC secara regular memeriksa BLMIS, tetapi tidak memeriksa bisnis layanan investasinya yang menjalankan hedge fund yang tidak terdaftar di SEC sampai September 2006 dan tidak pernah diperiksa.

Menurut laporan tersebut, SEC telah memeriksa bisnis broker-dealer Madoff dan pernah menemukan pelanggaran yang dilakukan Madoff dalam hal penetapan harga efek, yang dinilai tidak adil. Penyelidikan SEC kedua tahun 2007 tidak menemukan ketidakteraturan.

Beberapa eksekutif di industri efek, sejak tahun 1999, berulang-ulang mendesak SEC untuk menyelidiki aktivitas Madoff, sambil mengkritik SEC dan memandang SEC adalah sebuah organisasi lumpuh. Keluhan pelaku industri ini ditanggapi SEC yang mengumumkan pada Selasa (16 Desember 2008) langkahnya untuk mendakwa Bernard L. Madoff dan perusahaan investasinya, BLMIS LLC, melakukan pembobolan. Dakwaan ini diajukan ke pengadilan federal.

Bahkan, SEC akan melakukan penyelidikan internal dengan menyelidiki hubungan antara keponakan Bernard L. Madoffdan seorang mantan pejabat SEC lain, lapor The Wall Street Journal Rabu 17 Desember 2008. Penyelidikan ini dilakukan setelah pengakuan ketua SEC  Christopher Cox bahwa lembaga yang dipimpinnya sudah mendapat peringatan atas BLMIS sejak tahun 1999. Namun pengaduan ini tidak pernah ditindaklanjuti SEC. Dalam press release, SEC menyatakan bahwa penyelidikan akan mencakup semua staff yang berhubungan dengan keluarga dan perusahaan Madoff. Tahun lalu keponakan Madoff, Shana Madoff, mengawini mantan Eric Swanson, yang menduduki posisi penting di SEC selama 10 years. Kedua nama ini tidak disebut dalam pernyataan resmi SEC.

Cox, ketua SEC, mengatakan sangat peduli dengan berbagai kegagalan SEC dalam mengawasi aktivitas Madoff.  “Pengaduan mengenai kelakuan buruk Madoff  paling tidak sudah masuk ke staf SEC sejak 1999, tetapi kami tidak pernah merekomendasikan apapun untuk mengambil tindakan.” Dalam upaya membatasi kerugian, Cox menyatakan kepada wartawan Rabu (18 Desember 2008) bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengubah cara SEC memeriksa perusahaan investasi.

Dominique Strauss-Kahn, director general Dana Moneter International, juga menyatakan terkejut bahwa regulator AS gagal mengidentifikasi dan mendegah pembobolan tersebut. Beberapa komentator menyatakan, kejahatan Madoff tidak akan terjadi tanpa dukungan eselon tertinggi elite finansial dan pemerintah. Madoff sendiri saat ini dalam tahanan rumah setelah membayar uang jaminan USD10 juta sambil menunggu persidangan yang dijadwalkan awal Januari 2009. Kalau terbukti bersalah ia bisa dihukum penjara sampai 20 tahun. Pengacara Madoff, Dan Horwitz, mengemukakan kepada wartawan Bloomberg bahwa dia berjuang untuk melalui event yang tidak mengenakkan ini. “Dia orang yang memiliki integriti,” kata Horwitz mengacu pada Madoff.

 

 

4 Responses to “Madoff’s Madness: Skim Ponzi Terbesar”


  1. 1 Pulau tidung July 8, 2013 at 11:36 pm

    Nice weblog here! Also your site quite a bit up fast!

    What host are you using? Can I am getting your associate link to your host?
    I desire my web site loaded up as quickly as yours lol

  2. 2 baju bola August 1, 2013 at 10:24 am

    Can I simply just say what a comfort to uncover someone that
    genuinely knows what they are talking about on the internet.

    You certainly understand how to bring a problem to light and make it important.
    More people ought to read this and understand this
    side of the story. I was surprised you aren’t more popular since you most certainly possess the gift.

  3. 3 www.agenbolaonlineterpercaya.com April 1, 2014 at 4:15 am

    Quality articles is the key to be a focus for
    the people to pay a quick visit the web site, that’s what this site is providing.

  4. 4 Alat Scan Mobil Injection November 4, 2015 at 10:43 am

    obviously like your web site but you have to test the
    spelling on quite a few of your posts. Several of them are
    rife with spelling problems and I to find it very bothersome to
    tell the reality then again I will certainly come back again.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: