Ilmu Ekonomi Bagi Pemodal: Faktor Waktu, Pasokan dan Ekuilibrium

Tidak seperti hubungan permintaan, hubungan pasokan berkaitan dengan waktu. Waktu berperan penting dalam pasokan karena pemasok harus, tapi tidak bisa selalu, menanggapi dengan cepat perubahan permintaan atau harga. Jadi, penting untuk menentukan apakah perubahan harga akibat permintaan akan bersifat sementara atau permanen.

Sebagai contoh, ada peningkatan permintaan dan harga payung di musim hujan yang berkepanjangan; pemasok mungkin hanya mengakomodasi permintaan dengan mengintensifkan peralatan produksi mereka. Namun, jika iklim berubah sehingga orang memerlukan payung sepanjang tahun (dan kenaikan permintaan dan harga menjadi jangka panjang), maka pemasok mungkin akan mengubah peralatan dan fasilitas produksi untuk memenuhi permintaan jangka-panjang.


C. Hubungan Penawaran dan Permintaan
Sekarang kita tahu hukum persediaan dan permintaan; lalu bagaimana permintaan dan penawaran mempengaruhi harga?

Bayangkan CD edisi khusus dari band favorit Anda dirilis dengan harga IDR20.000. Karena analisis perusahaan rekaman sebelumnya menunjukkan bahwa konsumen tidak akan membeli  CD pada harga lebih dari IDR20.000, hanya 10 CD yang dijual karena biaya peluang terlalu tinggi bagi pemasok untuk memproduksi lebih banyak. Namun, jika 10 CD diminati oleh 20 orang, harga akan naik. Ini mengikuti hubungan permintaan di mana peningkatan  permintaan, akan diikuti kenaikan harga. Akibatnya, kenaikan harga akan mendorong pasokan CD lebih banyak karena hubungan penawaran menunjukkan bahwa semakin tinggi harga, semakin tinggi jumlah pasokan.

Namun, jika perusahaan memproduksi 30 CD dan permintaan masih di 20, harga tidak akan terdongkrak karena pasokan baru lebih tinggi daripada tambahan permintaan. Bahkan setelah 20 konsumen membeli CD, harga dari 10 CD yang tersisa mungkin turun karena produsen tetap ingin agar CD sisa juga laku. Penurunan harga akan membuat CD terjangkau oleh orang-orang yang memandang bahwa biaya peluang untuk membeli CD seharga IDR20.000 terlalu tinggi.

D. Ekuilibrium
Ketika persediaan dan permintaan adalah sama (yakni ketika fungsi penawaran dan fungsi permintaan berpotongan), perekonomian dikatakan berada pada titik kesetimbangan. Pada titik inilah alokasi barang berada pada level paling efisien karena jumlah pasokan barang persis sama dengan jumlah barang yang diminta. Pada saat ini, setiap individu, perusahaan, atau negara akan puas dengan kondisi ekonomi yang ada. Pada harga yang terjadi, pemasok menjual semua barang yang dihasilkannya dan konsumen mendapatkan semua barang yang mereka inginkan.

Seperti yang dapat Anda lihat pada diagram, ekuilibrium terjadi di persimpangan dari kurva permintaan dan penawaran, yang menunjukkan adanya efisiensi dalam alokasi sumber daya. Pada titik ini, harga barang akan P* dan kuantitas Q*. Angka-angka ini disebut sebagai keseimbangan harga dan kuantitas. Di dunia nyata, ekuilibrium hanya dapat dicapai dalam teori, dan harga barang selalu berubah sejalan dengan fluktuasi permintaan dan penawaran.

0 Responses to “Ilmu Ekonomi Bagi Pemodal: Faktor Waktu, Pasokan dan Ekuilibrium”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,405 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: