Tutorial 102: Apa Itu Reksa Dana

Anda sekeluarga pernah ke sebuah restoran baru? Ketika disodori menu, Anda tidak tahu harus memilih apa? Memesan satu menu jelas berisiko. Bagaimana jika terlalu pedas atau daging di masak terlalu mentah atau nasinya terlalu lembek menurut Anda? Ada satu solusi. Anda memesan banyak masakan dan berbagi sehingga Anda dapat mencicipi banyak masakan.

 

Berinvestasi di reksa dana mirip ilustrasi di atas. Dengan berinvestasi di reksa dana Anda mencicipi saham yang berisiko relatif besar, obligasi yang berisiko sedang dan instrumen pasar uang yang berisiko rendah. Reksa dana (mutual fund), disingkat fund, mengumpulkan uang investor dan menginvestasikan uang tersebut atas nama pemodal ke sekumpulan efek, seperti saham atau obligasi atau kombinasi dari keduanya.

 

Kalau sudah mengenal menu, kunjungan ke dua atau sesudahnya ke restoran tersebut Anda dapat langsung memilih menu yang paling cocok. Begitu juga, setelah mengerti sarana investasi di pasar modal, Anda bisa memilih membeli saham, obligasi atau instrumen pasar uang.

! Reksa dana dapat menjadi langkah pertama investor untuk masuk ke pasar modal. Sebenarnya, sejak awal reksa dana diciptakan untuk memberi peluang bagi pemodal kecil masuk ke pasar modal. 

Mekanisme Reksa Dana

Ketika berinvestasi di reksa dana, Anda sebenarnya membeli satu bagian (disebut unit penyertaan/UP atau saham) dari fund tersebut. Harga satu UP reksa dana disebut nilai aktiva bersih (NAB)/UP. Kalau Anda menginvestasikan IDR1 juta di sebuah fund dengan NAB/UP IDR1.187,4, maka Anda memperoleh 842 bagian fund. (Tidak seperti saham perusahaan biasa, Anda dapat memiliki pecahan unit reksa dana.) Fund mengambil uang Anda dan menggabungkan dengan uang pemodal yang masuk setelah dan sebelum Anda. Dana gabungan ini menjadi pasifa fund dandisebut dana kelolaan (asset under management).

Selanjutnya, fund tersebut menginvestasikan aktivanya dengan membeli saham, obligasi, atau kombinasi kedua efek itu. Saham atau obligasi disebut sebagai holding (pegangan), dan jika semua holding disatukan akan disebut portofolio fund. Berdasarkan pada tipe efek yang dipegangnya (pegangan), reksa dana kemudian dikelompokkan. Sebagai contoh, sebuah reksa dana berinvestasi di saham, sedangkan reksa dana obligasi memiliki fokus investasi di obligasi.

Apa yang pemodal – disebut pemegang unit penyertaan atau pemegang saham — peroleh adalah satu bagian dari portofolio. Tidak soal seberapa banyak Anda berinvestasi, UP Anda adalah miniatur portofolio. Sebagai contoh, empat kepemilikan terbesar sebuah fund adalah saham Telkom (3,25% dari portofolio per Desember 2009), Astra Internsional (3,16%), Bank Mandiri (3,04%), dan Semen Gresik (2,68%). Investasi Anda sebesar IDR1 juta di fund berarti Anda memiliki saham Telkom senilai IDR32.500, Astra Internasional IDR31.600, dan selanjutnya. Dengan cara tidak langsung, Anda memiliki banyak saham yang membentuk portofolio fund.

Bersambung

0 Responses to “Tutorial 102: Apa Itu Reksa Dana”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,405 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: