Memilih Manajer Investasi Reksa Dana

[Artikel ini pertama kali dipublikasikan di Harian Jurnal Nasional | Selasa, 28 Feb 2012]

PAK Jaka, saat ini saya sudah berinvestasi di reksa dana dengan membeli melalui bank. Kebanyakan yang ditawarkan adalah reksa dana yang dikelola oleh perusahaan asing. Apakah reksa dana yang dikelola perusahaan asing lebih baik? Saat ingin menambah investasi saya di reksa dana. Pertanyaan saya reksa dana mana yang bagus untuk saat ini? Terima kasih.

Triyanto, Jakarta Selatan

Saudara Triyanto, ada dua versi untuk kedua pertanyaan Anda: panjang dan pendek. Agar Anda dan pembaca lebih marem, saya ingin memberikan jawaban versi panjang. Dan karena cukup panjang, dan, di sisi lain, keterbatasan halaman, maka saya akan jawab satu pertanyaan dalam edisi ini dan satu pertanyaan lain di edisi berikutnya.

Kita mulai dari pertanyaan pertama. Kesediaan bank menjadi agen penjual reksa dana adalah karena pertimbangan bisnis. Reksa dana kelolaan Manajer Investasi asing umumnya memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) besar dan relatif lebih mudah dijual daripada reksa dana dengan AUM kecil sehingga potensi komisi penjualan bagi bank juga lebih besar. Kadang bank juga menjalankan fungsi kustodian bagi reksa dana yang dijual melalui gerainya.

Kerja sama bank dan MI selama ini terbukti mampu mendorong pertumbuhan reksa dana dengan MI asing menjadi dominan. Dominasi ini antara lain karena fakta bahwa merekalah yang merintis industri reksa dana di Tanah Air. Dengan dukungan pengalaman dari induk perusahaan mereka, maka pada tahun-tahun awal industri memang membuat MI asing lebih baik. Namun setelah industri berusia lebih dari 15 tahun, maka rahasia pengelolaan reksa dana menjadi pengetahuan umum sehingga MI lain bisa membaca dan menirunya. Banyak eksekutif di MI asing kini bekerja di MI domestik.

Dengan demikian, MI asing tidak selalu lebih baik dari MI domestik. Sejalan dengan itu maka Anda perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain dalam memilih MI selain faktor asing atau domestik. Beberapa di antaranya adalah:

Nilai AUM. Pada umumnya MI dengan AUM besar memiliki kelebihan. Mereka bisa mengelola dana secara lebih efisien dan atau memberikan layanan lebih baik. MI dengan AUM lebih besar umumnya memiliki tim manajemen yang lebih solid sehingga lebih tahan dari guncangan baik karena faktor internal maupun eksternal. Namun bukti menunjukkan bahwa MI asing juga bisa guncang. Pemain skala global pun bisa tiba-tiba hilang dan muncul pemain baru. Meskipun dana Anda mesti tidak hilang apapun yang terjadi dengan MI, namun proses penyelesaian dana nasabah bisa berlarut-larut.

Biaya. Ketika berinvestasi di reksa dana, Anda menggunakan jasa MI yang atas layanannya memungut dari Anda biaya dalam bentuk management fee. Nah, masukkan masalah fee ini dalam pertimbangan ketika memilih MI. Ini penting karena fee ini akan menentukan hasil investasi Anda. Bahkan banyak studi menunjukkan bahwa faktor biaya ini menjadi penentu utama dari hasil investasi di reksa dana.

Independensi. Umumnya PMI asing independen. Ini berbeda dengan kebanyakan MI domestik, yang umumnya menjadi bagian dari perusahaan jasa keuangan. Konkretnya, banyak MI adalah satu unit usaha dari perusahaan sekuritas yang juga berbisnis di bidangbrokerage dan penjaminan emisi. Ini rawan konflik kepentingan. Meskipun MI mempunyaifiduciary duty, yakni kewajiban untuk mendahulukan dan berbuat yang terbaik untuk nasabah, tetapi MI yang tidak independen memiliki insentif untuk mengabaikan prinsipfiduciary duty ini. Misalnya, MI mendahulukan kepentingan sendiri daripada kepentingan reksa dana kelolaannya kalau ada tawaran investasi bagus.

Siapa di belakang MI? Beberapa kalangan menengarai tokoh atau lembaga di balik MI turut menentukan kinerja MI. Kadang-kadang mereka memberi dukungan teknis atau finansial, khususnya saat MI mengalami kesulitan. Orang yang di belakang MI mencakup juga Dewan Direksi MI. Dewan Direksi ini kadang menjadi anggota Komite Investasi (KI) yang bertanggung jawab memberikan arahan dan strategi investasi sebuah reksa dana. Beberapa akademisi dan mantan pejabat, khususnya di bidang jasa keuangan, banyak menjadi anggota KI untuk meyakinkan pemodal. Memang, pengetahuan dan pengalaman mereka bisa berguna bagi RD.

Personil Tim Pengelola Investasi (TPI). Menurut peraturan MI sedikitnya mempekerjakan dua wakil manajer investasi (WMI) berlisensi yang akan melakukan analisis investasi dan melakukan seleksi dan alokasi portofolio. Buah pikiran WMI inilah yang secara langsung akan menentukan tingkat hasil reksa dana. Untuk menjamin bahwa dana Anda dikelola dengan baik, cek juga apakah mereka menjadi anggota asosiasi profesi. Anggota asosiasi secara reguler mendapat informasi tentang perkembangan dan perubahan-perubahan tata kelola perusahaan.

Cek juga berapa lama mereka berbisnis di reksa dana. Bedakan antara pengalaman dan tenor. Tenor mengacu pada durasi mengelola satu reksa dana tertentu, sedang pengalaman mengacu pada durasi mengelola reksa dana saja. Seorang WMI mungkin sudah 10 tahun berkecimpung di industri, tetapi pernah mengelola lima reksa dana berbeda. Semakin lama seorang MI mengelola satu reksa dana yang sama, lebih bagus karena rekam jejaknya lebih valid. Pengalaman juga penting. Ada nasihat untuk tidak membeli reksa dana yang dikelola MI yang pengalamannya kurang lima tahun, satu siklus dalam industri investasi yang di dalamnya terdapat masa bagus dan suram.

Prestasi. Yang tidak kalah penting dari pengalaman dan tenor anggota TPI adalah hasil kerja mereka. Penilaian atas kinerja mereka hendaknya mencakup periode ketika pasarbullish dan bearish. Penting dalam menilai kinerja MI adalah bagaimana rekam jejak mereka dibanding reksa dana lain, khususnya yang sejenis. Ukuran penting lain adalah konsistensi kinerja selama periode waktu tertentu. Anda tidak butuh pengelola yang sukses dalam tahun tertentu, tetapi jeblok di tahun lain. Banyak orang menggunakan hasil peringkat untuk memilih MI, tetapi langkah ini ada kelemahan. Biasanya MI terbaik di peringkat berdasar kinerja di kategori reksa dana mereka. Kadang satu MI unggul di kategori tertentu dan jeblok di kategori lain.

Kebijakan dan gaya investasi TPI. Dalam prospektus, reksa dana umumnya mencantumkan kebijakan investasinya. Misalnya akan menginvestasikan antara 10 persen dan 80 persen dana di efek utang atau saham. Perlu ditanyakan lebih lanjut soal ini adalah gaya investasi mereka. Misalnya, saham apa saja yang menjadi preferensi mereka. Gaya investasi ini akan membedakan satu MI dengan MI lain meskipun keduanya memiliki kebijakan investasi yang sama.

Perputaran staf. Bagaimana tingkat perputaran karyawan selama lima tahun terakhir? Perputaran staf yang tinggi adalah sebuah indikasi bahwa tidak semuanya bagus. Perubahan staf yang sering mungkin memengaruhi kualitas dan konsistensi kinerja. Pergantian staf yang cepat bisa mengindikasikan adanya masalah di MI tersebut.

Bagaimana struktur ketaatan perusahaan? Saat ini di Indonesia masih wacana, tetapi ke depan pilihlah MI yang memiliki budaya ketaatan yang kuat. MI mestinya taat pada peraturan pemerintah dan taat pada aturan yang dibuat secara internal. Staf ketaatan perlu independen dan hendaknya melapor langsung ke Dewan Direksi, bukan ke Komite Investasi.

Sumber informasi dan riset MI. MI hendaknya mempunyai data dan sumber informasi yang dapat diandalkan. Mereka mestinya tidak mengandalkan hasil riset lembaga lain, tetapi juga memiliki tim periset sendiri. Penting juga ditanyakan adalah proses alokasi perdagangan kepada pialang. MI juga mestinya memeringkat pialang untuk menentukan pialang mana yang mereka gunakan ketika melakukan perdagangan efek. Pialang dengan peringkat lebih tinggi hendaknya mendapat alokasi transaksi lebih besar.

Salam investasi

Jaka E Cahyono

 

2 Responses to “Memilih Manajer Investasi Reksa Dana”


  1. 1 mayanast February 12, 2013 at 6:48 am

    Bapak, data AUM dapat diperoleh dimana? mohon balasan ya Pak, terimakasih🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: