IHSG dan Indeks Saham Angelina Jolie

[Artikel ini pertama dipublikasikan di Harian Umum Jurnal Nasional pada Selasa, 22 May 2012]

Mas Jaka, mungkin pertanyaanku ini naif sekali ya. Begini Mas. Secara formula, bisa tidak diberikan contoh yang jelas bagaimana indeks harga saham gabungan (IHSG) terbentuk sehingga muncul, misalkan, angka 3.995. Misalkan pula yang go public hanya tiga perusahaan dengan jumlah sekian lembar saham dan masing-masing dijual dengan harga perdana Rp1.000. Dari ketiga perusahaan tersebut, bagaimana menjadi muncul IHSG? Sebetulnya apa fungsi indeks harga saham? Begitu saja dulu. Maaf, saya memang belum pernah mempelajarinya. Terima kasih sebelumnya.

Bob Atan, Jakarta Selatan

Pertanyaan Pak Bob tampaknya sederhana namun memerlukan jawaban sangat teknis dan uraian panjang. Maka dari jawabannya akan saya berikan dalam dua edisi. Edisi kali ini mengenai cara menghitung indeks dan edisi pekan depan akan membahas berbagai manfaat indeks.

Untuk menjawab pertanyaan pertama, kita perlu memahami apa itu indeks. Indeks berarti gabungan statistik yang mengukur perubahan. Beberapa contoh adalah indeks harga konsumen, indeks harga produsen, indeks harga saham, dan indeks pembangunan manusia.

Perubahan indeks kadang dinyatakan dalam persentase perubahan dari waktu tertentu dibandingkan dengan dasar perhitungan, bisa harian, bulanan atau tahunan. Misalnya indeks harga konsumen (yang umum dikenal sebagai laju inflasi) naik 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan indeks kadang dinyatakan dengan besaran yang disebut poin.

Sekarang kita masuk ke indeks harga saham. Pak Bob, kita tahu bahwa PT Bursa Efek Indonesia mencatat setiap transaksi di bursa. Data transaksi mencakup frekuensi, volume, dan perubahan harga terutama untuk kepentingan penghitungan biaya transaksi dan pajak.

Selain itu, pengelola BEI juga menghitung indeks harga saham. Ada 11 jenis indeks yang saat ini dibuat berdasarkan transaksi di BEI. Indeks harga saham yang paling awal diterbitkan adalah indeks harga saham gabungan (IHSG), mulai dibuat pada 1 April 1983.

IHSG berfungsi sebagai indikator utama perkembangan harga seluruh saham di BEI. Penghitungan IHSG menggunakan harga pada 10 Agustus 1982 sebagai dasar perhitungan. Pada 10 Agustus 1982 ini IHSG ditetapkan sebesar 100 dan jumlah saham yang tercatat waktu itu 13 saham. Satuan perubahan untuk IHSG adalah poin. Jika IHSG BEJ hari ini adalah 3.500 poin sedangkan sehari sebelumnya adalah 3600 poin, maka IHSG dikatakan turun 10 poin.

Penghitungan IHSG dilakukan dengan metode pembobotan menurut rata-rata tertimbang dari nilai pasar (market value weighted average). Metode lain dalam menghitung indeks akan dibahas dalam edisi mendatang. Pembobotan ini dibuat agar mencerminkan kondisi pasar. Kenaikan harga saham PT Telkom Tbk, katakanlah Rp50, akan berbeda nilainya dengan kenaikan Rp50 saham perusahaan kecil. Dengan mempertimbangkan bobot ini maka IHSG dihitung dengan rumus berikut:

Kapitalisasi Pasar Saat Perhitungan

Perubahan IHSG = ——————————————- x 100%

Kapitalisasi Pasar Waktu Dasar Perhitungan

Tujuan utama dari IHSG adalah menjadi indikator keuntungan bagi pemodal. Dengan demikian, kalau IHSG naik dari 100 poin menjadi 3.995 poin seperti yang Pak Bob sebutkan di depan, ini mengindikasikan bahwa keuntungan pemodal selama periode 1982-sampai saat IHSG mencapai 3.995 adalah hampir 40 kali.

Sebagai indikator keuntungan bagi pemodal, IHSG tidak boleh berubah kalau harga riil saham tidak berubah. Karena alasan ini setiap perubahan harga yang tidak riil, seperti penyesuaian harga akibat rights issue atau saham bonus, harus ada penyesuaian. Bila tidak, indeks akan memberikan informasi yang menyesatkan kalau ada penurunan harga karena stock split atau kenaikan harga karena reverse stock split.

Dengan alasan tersebut, BEI mengeluarkan atau tidak memasukkan saham tertentu dalam penghitungan indeks. Misal, jika jumlah saham milik publik (free float) relatif kecil, sedangkan kapitalisasi pasar saham tersebut cukup besar sehingga pengaruhnya cukup signifikan terhadap IHSG, maka saham tersebut tidak dimasukkan dalam perhitungan IHSG.

Selain kekecualian tersebut, secara teoritis, penghitungan IHSG melibatkan semua saham tercatat. Dengan dikemas sebagai IHSG maka perubahan harga yang terjadi di seluruh saham dapat disebarluaskan dengan mudah, singkat dan cepat baik secara langsung maupun melalui media massa cetak maupun elektronik, termasuk perangkat elektronik seperti telepon, short message services (SMS), personal digital assistant (PDA), atau smartphone lainnya.

IHSG tidak bisa menceritakan apa yang terjadi, misalnya, pada saham sektor tertentu. Untuk mengatasi hal ini BEI membuat berbagai indeks sektoral yang khusus untuk memantau harga saham sektor industri tertentu, misalnya indeks sektor pertanian, pertambangan, industri dasar, aneka industri, barang konsumsi, properti, infrastruktur, keuangan, perdagangan dan jasa, dan manufaktur. Indeks sektoral ini menggunakan semua saham yang termasuk dalam masing-masing sektor.

BEI membuat indeks LQ 45 untuk melihat pergerakan 45 jenis saham yang paling sering ditransaksikan selama periode tertentu dan juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar dari saham-saham tersebut. Untuk masuk dalam pemilihan tersebut, sebuah saham harus memenuhi kriteria terutama likuiditas dan kapitalisasi pasar.

Karena keduanya berubah, maka saham yang menjadi komponen pembentuk LQ-45 juga berubah. Setiap tiga bulan sekali BEJ akan meninjau ulang kriteria tersebut di atas. Indeks LQ-45 dihitung mundur dengan menggunakan nilai pada tanggal 13 Juli 1994 sebagai hari dasar perhitungan dan diberi nilai awal 100.

Di luar kedua tiga indeks di atas, ada juga Jakarta Islamic Index (JII), merupakan Indeks yang terdiri 30 saham yang mengakomodasi syariat investasi dalam Islam atau Indeks yang berdasarkan syariah Islam. Ada juga Indeks Kompas100 yang melacak perubahan harga 100 saham pilihan menurut pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar h.

Indeks Bisnis-27 diterbitkan bersama oleh Bursa Efek Indonesia dengan Harian Bisnis Indonesia untuk mengikuti perkembangan 27 saham yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan Akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Bekerja sama dengan PT PEFINDO, BEI menerbitkan Indeks PEFINDO-25 untuk memantau perkembangan harga 25 saham emiten kecil dan menengah. Bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), BEI menghitung Indeks Kehati yang diharapkan memberi tambahan informasi kepada investor yang ingin berinvestasi pada emiten-emiten dengan kinerja sangat baik dalam mendorong usaha berkelanjutan, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan dan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.

Indeks harga saham yang pertama kali dibentuk di dunia, yakni Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang umum dikenal sebagai indeks Dow Jones mula-mula melacak kinerja 11 saham yang menurutnya mencerminkan industri di Amerika Serikat. Jumlah saham pembentuk indeks kemudian ditingkatkan menjadi 30 sampai sekarang. Indeks ini barangkali yang paling banyak disebarkan di seluruh dunia sampai sekarang.

DJIA dikembangkan sejak Upaya membentuk indeks sedikitnya sudah dilakukan sejak 1884 oleh Charles Henry Dow, salah satu pendiri Dow Jones & Company, Inc.

Di Amerika kini ada Indeks Saham Angelina Jolie, yang tersusun dari delapan saham perusahaan studio dan produser film seperti Sony Corp, Viacom, Time Warner Inc., General Electric, Walt Disney, Comcast Corp., Dreamwork Animation, Lions Gate Entertainment, News Corp. Semua perusahaan ini pernah terlibat dalam pembuatan film yang dibintangi Angelina ‘penjarah kubur’ Jolie.

Pak Bob, dari paparan di atas maka bisa saja orang membuat indeks dari hanya tiga saham. Saham-saham ini tidak harus dari satu bursa. Bank investasi global Morgan Stanley Capital International (MSCI) misalnya membuat indeks Morgan Stanley EAFE (singkatan dari Eropa, Australia and Far East) yang memantau harga saham di negara-negara besar non-AS. MSCI juga membuat Indeks MSCI Emerging Markets yang mengikuti pergerakan saham di negara-negara sedang berkembang. Sampel saham dalam penghitungan MSCI EM diambil dari beberapa bursa di Asia dan Amerika Latin. (Bersambung)

1 Response to “IHSG dan Indeks Saham Angelina Jolie”


  1. 1 investasi forex January 20, 2015 at 7:00 am

    Thanks for finally talking about >IHSG dan Indeks Saham Angelina Jolie | Jaka Eko Cahyono, AWM <Liked it!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Situs Ini Telah Dikunjungi

  • 80,486 Tamu

Rubrik

Tulis alamat email Anda untuk menerima pemberitahuan setiap ada unggahan baru.

Join 27 other followers


%d bloggers like this: